2 Mantra ajaib | Yuk simak !

Dua Mantra Ajaib!

“Ah….sudah berkali-kali aku mencoba, tapi tetap saja usahaku gagal,bangkrut! padahal tiap hari aku sudah berusaha dan berdoa, apa Tuhan tidak mendengar do’aku ya??!”
Pernah mengalami hal seperti ini? aku yakin tiap orang pasti pernah mengalami suatu fase dimana segala usaha yang telah dikerjakannya serasa sia-sia, tidak membawa hasil sesuai harapan. Secara pribadi akupun pernah mengalami hal seperti itu. Hasil yang kita peroleh tidak sebanding dengan apa yang kita inginkan, bahkan mungkin jauh dibawahnya, padahal kita merasa telah berusaha secara maksimal mengerahkan seluruh kemampuan kita. Naon atuh?
Sudahlah…gak perlu kita ke mbah dukun yang sukanya semprat-semprot, makan kembang tujuh rupa, bermain dengan asap dupa segala. Ada 2 mantra ajaib yang akan aku share untuk pembaca Kompasiana terhormat. Gratiss!! Gak pake sesajen :D
“Apa sih ini?? pake mantra-mantraan segala, dari tampang aja dah gak meyakinkan, sok-sok ngasih mantra!”
Hehe….tiap orang bisa memakai mantra ini. Tapi layaknya meminum obat, kalau kita minum obat tanpa ada keyakinan akan sembuh ya jangan harap bisa sembuh. Namun ketika meminum obat dibarengi dengan keyakinan dan usaha yang cukup untuk sembuh, maka insya Allah kesembuhan dengan senang hati mengahampiri kita.Intinya, yakin…yakin….yakin…dan usaha!
Oke langsung saja dengan 2 mantra yang daritadi udah capek dipanggil-panggil terus. Mantra kita yang pertama……..

“Man Jadda Wajada!”

Barangsiapa bersungguh-sungguh, dia akan berhasil!
Saat kita memiliki sebuah keinginan pasti dengan semangat membara kita terus berusaha untuk mencapai atau mendapatkan keinginan kita tersebut kan? Tak ubahnya dopping, maka kita harus benar-benar yakin dan pastinya melakukan usaha diatas rata-rata agar pencapaian kita maksimal. Contoh yang paling mudah, ketika kita ingin melanjutkan pendidikan kita ke PTN favorit,maka kita harus meyakinkan diri kita bahwa kita pasti bisa. Setelah itu baru kita maksimalkan usaha kita, melebihi rata-rata orang lain. Kalau teman kita ;yang katakanlah paling pintar; belajar 5 jam/hari, ya kita paling tidak harus belajar 8 jam/hari. Kalau teman kita melalap 2 buku sehari, ya kita paling tidak 4-5 buku sehari. Kalau teman kita itu belajar mulai jam 5 pagi, ya kita bangun jam 3 pagi untuk mulai belajar.Yang penting kita benar-benar sudah memaksimalkan usaha kita diatas rata-rata orang lain. Going the extra miles!
Setelah mantra pertama terpatri dalam tiap langkah kita, maka selanjutnya kita iringi mantra pertama diatas dengan mantra kedua…….

“Man Shabara Zhafira”

Siapa yang Bersabar Akan Beruntung
Mantra pertama saja tidak akan cukup kalau kita tidak memaksimalkan mantra kedua ini. Ibaratnya kalau kita hanya mengandalkan usaha kita yang begitu keras tanpa diiringi dengan kesabaran, maka hal itu akan membuahkan hasil yang tidak maksimal. Kita hanya akan seperti seekor badak yang terus menabrak tembok tebal. Seberapa pun kuatnya badak itu, lama-lama dia akan pening dan kelelahan. Bahkan bisa saja culanya patah. Terdapat jarak antara usaha keras kita dan hasil yang diinginkan. Jarak itu bisa sejengkal, bisa pula seperti ribuan kilometer. Jarak antara usaha dan hasil harus diisi dengan sebuah keteguhan hati. Dengan sebuah kesabaran. Dengan sebongkah keikhlasan.*
Kita bisa ambil contoh konkrit disekitar kita. Coba kita bayangkan ketika jamannya belum ada lampu, kalau saja Thomas Alva Edison kurang bersabar sedikit saja, bagaimana nasib kita sekarang? mungkin kita masih harus menggunakan obor sebagai penerangan sampai sekarang. Dia gagal ribuan kali ketika bereksperimen, namun dia bersabar dan terus berusaha karena yakin akan ada jalan. Walhasil, kita dapat menikmati dan memanfaatkan lampu sebagai penerangan hingga sekarang.
Nah, setelah kedua mantra diatas kita terapkan dalam tiap langkah kita, maka usaha kita yang paling akhir adalah do’a. Tuhan itu Maha Melihat, Dia pasti melihat segala usaha yang sudah kita lakukan. Tuhan juga Maha Mendengar, Dia akan selalu mendengar apapun yang kita ucapkan, baik di lisan maupun yang ada di pikiran. Dan juga, Tuhan Maha Mengasihi, layaknya seorang ibu kepada anak-anaknya, Dia pasti akan melimpahi kita dengan segala rahmatNya apabila kita telah memaksimalkan segala kekuatan yang kita miliki untuk mencapai suatu tujuan.
Semoga coretan kecil ini dapat membawa manfaat :)


sumber : http://adf.ly/e40xs

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

1 komentar:

komentar