3 Alasan kenapa produk Apple kalah dengan Android

3 Alasan kenapa produk Apple kalah dengan Android

Tidak dapat dipungkiri, Apple belum dapat mengungguli market share yang dipunyai Samsung. Kenapa demikian?

Di tahun 2012 kemarin, perebutan gelar terbaik dalam dunia mobile akhirnya diraih oleh Samsung dengan perolehan market share yang mengungguli semua vendor di dunia, bahkan Apple.

Menurut analis yang dikutip oleh Android Authority, ada 3 alasan kenapa perusahaan Cupertino ini gagal mengungguli Samsung.

1. Minimnya ragam produk dan inovasi
Pada awal diluncurkannya iPhone, banyak orang yang terkagum-kagum akan produk dari Apple ini. Hal tersebut dikarenakan pada eranya, iPhone boleh dibilang sebagai perangkat mobile paling hi-tech.

Namun, seiring perkembangan zaman, banyak vendor yang juga mengeluarkan produk sejenis atau yang dilengkapi dengan teknologi touchscreen. Banyak perangkat sejenis bermunculan membuat Apple harus berjuang untuk mempertahankan market share mereka.

Setelah kematian Steve Jobs, banyak orang mengatakan bahwa Apple mulai kehilangan rasa inovasi dan ragam produknya juga monoton. Tidak ada kemajuan yang cukup membuat orang tercengang seperti di saat-saat awal.

Bahkan, beberapa produk terbarunya saat ini seperti iPhone 5, iPad Mini dan iPad 4 masih tidak begitu populer dibandingkan dengan produk kompetitornya terutama dari Samsung.

2. Idealis tinggi
Saat ini, banyak vendor yang mengincar tiga segmen pasar yaitu low-end, mid-end dan hi-end. Namun, tren pasar seperti ini rupanya tidak diikuti oleh Apple. Perusahaan Cupertino ini tetap berpegang pada pola dan strategi pasar yang sama seperti yang mereka gunakan sebelum-sebelumnya.

Apple tetap memasarkan produk mereka dengan harga yang cukup mahal untuk menjaga eksklusifitas brand serta produk mereka. Tentunya, karena idealis terhadap nama besarnya, membuat pengguna produk Apple juga tidak sebanyak pengguna produk berbasis Android.

3. Batasan pengembangan
Apabila Google atau juga Linux membuka platform mereka agar dapat dikembangkan siapa saja atau disebut dengan istilah open-source, Apple tidak ingin mengikuti langkah tersebut.

Perusahaan Cupertino ini justru membatasi pengembangan platform mereka kepada pihak luar dan lebih terkesan ingin melakukan segala hal sesuai dengan keinginan mereka sendiri.

Memang ada sisi positif dan negatifnya dari pembatasan tersebut. Sisi positifnya adalah akan banyak aplikasi pendukung untuk platform yang bersangkutan dan sisi negatifnya adalah akan banyak virus yang menyaru sebagai game atau aplikasi dan mudah menyerang perangkat berbasis platform itu.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »